Sungguh nelangsa menjadi konsumen listrik di negeri ini. Saat konsumen telat membayar tagihan satu hari saja, maka petugas PT PLN dengan entengnya menyegel meteran listrik konsumen. Tetapi, saat listrik padam berjam-jam bahkan berhari-hari, tak sedikit pun kompensasi yang diterima konsumen.
Akses telepon 123 yang diklaim sebagai hotline service, acap tulalit saat dihubungi, sekadar untuk mengkonfirmasi sebab musabab pemadaman, dan jam berapa akan menyala kembali. Kata maaf dari PT PLN pun sering tak sampai ke telinga konsumen.
Saat ini fenomena pelanggaran terhadap hak-hak konsumen listrik terlihat begitu meluas. Setidaknya, jika mendasarkan pada data bidang pengaduan YLKI, maka selama 10 tahun terakhir pengaduan masalah listrik selalu menduduki rangking 3 (tiga) besar. Hal ini menandakan, terdapat permasalahan yang amat serius terkait dengan kualitas layanan ketenagalistrikan yang disediakan oleh PT PLN. Jika dikomparasikan, baik pada konteks permasalahan nasional maupun data pengaduan di YLKI, permasalahan layanan ketenagalistrikan dapat dipetakan menjadi beberapa karakter, yaitu :
Lanjut Baca »
Di Indonesia, tengara bahwa profesi kedokteran sering “melacurkan” statusnya untuk mengeduk keuntungan melimpah, tak bisa dielakkan. Menggoreskan penanya untuk membuat resep obat mahal, adalah ciri khasnya. Pula sang dokter melakukan tindakan medis tertentu yang sejatinya tak diperlukan. Misalnya, pemeriksaan menggunakan instrumen USG (ultrasonografi), atau berbagai tindakan lain yang lebih bernilai ekonomi tinggi. Ironisnya, fenomena semacam ini justru kian langgeng, karena disokong oleh negara.
Pritra Mulyasari (32) adalah ibu rumah tangga biasa. Namun gara-gara surat elektronik yang berisi keluhan sebagai pasien RS OMNI International Tangerang, Prita harus mendekam di penjara wanita Tangerang selama hampir tiga minggu.
Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap menit, kita dipapar dengan berbagai iklan televisi. Makin lama kita duduk di hadapan layar kaca itu, makin banyak paparan iklan kita peroleh. Mulai dari minuman suplemen sampai dengan merek semen, mulai dari kripik singkong sampai jasa bank dengan hadiah liburan ke Hongkong.
Sepanjang awal bulan Maret sampai Mei tahun ini, pemerintah gencar menyosialisasikan pendidikan dasar gratis sembilan tahun. Artinya, sekolah tidak boleh lagi memungut biaya pendidikan untuk jenjang sekolah dasar sampai sekolah menegah pertama (SD-SMP), kecuali sekolah berstandar internasional atau rintisan sekolah berstandar internasional.
Masalahnya, di lapangan masih sering atau banyak dijumpai pelayanan kesehatan sehari-hari seperti di balai kesehatan, rumah sakit dan tempat praktek dokter yang jauh dari sistim pengobatan rasional. Contoh untuk hal ini; jenis dan dosis obat yang berlebihan, khasiat obat yang tidak jelas, aturan pakai obat yang kurang tepat, kombinasi obat yang berlebihan, serta pemberian obat yang tidak diperlukan.
Dewasa ini, iklan tidak lagi tampil dalam kemasan gambar maupun poster semata. Iklan bisa ditampilkan dalam bentuk informasi atau berita (advertorial).
Bahkan untuk pemilu tahun 2009 ini, selain kontestan pemilu semakin membengkak dari sisi jumlah, lahirnya keputusan suara terbanyak bagi calon anggota legislatif yang berhak maju ke gedung parlemen menambah semakin riuhnya suasana “persaingan” pemilu. Secara individu, persaingan ini sangat kental untuk merebut kuota suara yang harus terpenuhi agar dapat melenggang duduk di kursi legislatif. 